Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

Perampokan Money Changer Bali Berhasil Membawa 800 Juta

Perampokan Money Changer Bali - Perampokan terjadi di sebuah Money Changer BMC PT Bali Maspintjindra Jalan Pratama, Nomor 36 XY, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Perampokan terjadi dini hari tadi. Dari data yang dihimpun, saksi sekaligus korban bernama Muhammad Sandriadi (20) yang bekerja di Money Charger tersebut menceritakan, sebelum kejadian dirinya sedang duduk di pintu belakang. Secara tiba-tiba tiga orang tidak dikenal datang mendekati korban dan langsung dipukul bagian muka. Korban sampai tidak sadarkan diri. Kemudian, diikat pakai tali nilon dan dilakban bagian mulut. Setelah itu, korban dibangunkan oleh rekan kerjanya bernama Abdul Haris Karim dan melihat keadaan Money Changer sudah berantakan dan mengecek barang terutama brankas sudah tidak ada di tempatnya. Sementara karyawan lainnya, Gedi Kurniawan (25) mengatakan saat kejadian sedang tidur di kamar. Lalu datang seseorang yang tidak dikenal langsung memukul bagian belakang kep...

Kabar Hoak Indonesia Terparah dan Pemicu Kerusuhan

Kabar Hoak Indonesia - Kabar bohong atau biasa kita sebut Hoax memang semakin banyak mencuat di publik. Selain merugikan sejumlah pihak, hoax juga dianggap dapat memecah publik dan menyebabkan pertikaian. Meski demikian, hoax kerap kali selalu termakan mentah-mentah oleh masyarakat karena mengundang rasa penasaran. Pernah ada hoax yang sempat bikin geger publik Indonesia dan sempat tersebar ke banyak jejaring sosial. Berikut Kabar Hoak Indonesia : 1. Jual Bali demi bayar utang Salah satu akun Facebook bernama Sandy merupakan salah satu Kabar Hoak Indonesia dimana memposting link berita dengan tulisan "Jika Rakyat Mengijinkan Daerah Bali Kita Jual Untuk Bayar Utang" pada Oktober 2017. Namun link berita tersebut dihapus dan adminnya menghilang. Menteri Keuangan Sri Mulyani langsung menepis kabar tersebut. Dia menyampaikan klarifikasi melalui akun resmi Instagramnya. Sri Mulyani mengatakan ke depan akan menempuh jalur hukum bagi pelaku penyebar berita hoaks ini. ...