Langsung ke konten utama

PENGAKUAN MENJADI PSK SETELAH MENGALAMI KEKERASAN SEKSUAL

POLITIKMASYRAKAT- Dua anak baru gede (ABG) yang diduga menjadi korban praktik prostitusi di Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah berhasil diamankan Polres Seruyan, Jumat (3/10).

Cara Irit Pererat Pertemanan dengan Jalan-JalanMenurut Kasat Reskrim Polres Seruyan AKP Triyo Sugiyono kedua ABG yang menjadi wanita pelayan nafsu birahi pria hidung belang mengaku pernah mengalami kekerasan seksual sebelum akhirnya berkecimpung dalam dunia gelap tersebut.

"Dari pengakuan anak-anak itu WT (13) dan ST (16) yang merupakan warga Kota Kuala Pembuang, sebelum menjadi pekerja seksual mereka pernah mengalami kekerasan seksual," kata Kasat Reskrim Polres Seruyan AKP Triyo Sugiyono di Kuala Pembuang, seperti dikutip dari Antara, Jumat.

Karena tidak adanya perhatian serta pendampingan setelah mereka menjadi korban kekerasan seksual yang kemudian aktivitas seksual mereka terus berlanjut. "Sehingga akhirnya mereka pun menawarkan diri untuk menjadi pemuas nafsu para pria hidung belang," katanya.

Selain pernah menjadi korban kekerasan seksual, profesi untuk menjadi wanita penghibur ini dilakukan karena faktor ekonomi sulit yang mereka alami. "Kita datangi rumahnya, dan terlihat bahwa mereka ini berasal dari keluarga yang kurang mampu," katanya.

Bahkan, karena tidak adanya kemampuan ekonomi membuat WT dan ST harus merelakan masa sekolahnya untuk mencari penghasilan guna membantu pemasukan keluarga. "Tapi pilihan menjadi pekerja seks itu dilakukan tanpa sepengetahuan orangtuanya," katanya.

Setelah sempat diamankan penyidik pada Selasa (30/9) malam lalu, WT dan ST kemudian diserahkan kepada orangtuanya masing-masing.

"Kemudian, kita berkoordinasi dengan instansi pemerintah seperti Dinas Sosial untuk melakukan pembinaan terhadap kedua anak dibawah umur yang telah menjadi korban prostitusi," katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ABG 23 Tahun Jual Perawan Untuk Kredit Motor

Jalanmasyarakat - Baru berkerja seminggu di panti pijat , Astrid  23 tahun warga Ciledug , Tangerang , rela menjual keperawanannya seharga Rp 3 juta hanya untuk membeli sepeda motor. Astrid pun menceritakan perjalanan jual perawan nya kepada seorang Bos yang saat itu berada di salah satu pijat SPA di kawasan Bandar Soekarno Hatta , di mana tempat pijat tersebut merupakan salah satu tempat dirinya berkerja pada saat itu. "Mao gimana lagi mas , Awal nya saya juga takut karena sebelumnya saya juga belum pernah. tapi saya butuh uang tuk beli motor." kata Astrid sambil dengan senyuman genit. Astrid juga mengaku bahwa dirinya juga mendapatkan uang 3 juta dari hasil jual perawan yang di jual kepada salah satu bos Agen Bandar Poker . uang nya saya berikan sebagian untuk orang tua yang berada di kampung, lalu sisa nya untuk kredit Motor." tutur dirinya. Sebelumnya Astrid juga menceritakan bahwa dirinya sebelum bekerja di panti pijat dirinya pernah mendapatkan job sam...

Gadis Abg Cantik Minta di Perkosa Pacar , Malah Sang Pacar Gol

Jalanmasyarakat - Seorang ABG berusia 15 tahun di Sumenep, Jawa Timur (Jatim) meminta diperkosa pacarnya, Spd (24). Meski demikian, SPD harus tetap merasakan dinginnnya penjara dan dihukum selama 2 tahun. Kasus bermula kala pacaran mereka menginjak bulan ke-6. Pada suatu malam, ABG itu mengirim SMS ke Spd untuk bertemu di pematang sawah pada kurun 2013. Lantas mereka pun bertemu dan memadu kasih. Dalam pertemuan itu, anak kecil itu merayu Spd untuk mau berhubungan badan dengannya. "Saya merayu duluan dan menawari jiwa raga saya diserahkan ke dia," kata korban seperti tertuang dalam putusan PN Sumenep yang dilansir website Mahkamah Agung (MA), Sabtu (31/5/2014). Atas rayuan kekasihnya itu, Spd menolak berhubungan badan karena takut memalukan orang tua dan takut dosa. Tapi gadis tersebut memaksa untuk berhubungan badan. Spd akhirnya terpojok dan melakukan persetubuhan itu. Agen Bandar Poker - "Terimakasih Kak, saya tidak menyesal karena saya mencintai Kakak,...

Pelajar Mengaku Melakukan Sex Karena Saling Suka

Cerita Masyarakat - Sepasang pelajar yang tepergok berhubungan intim layaknya suami-istri di sebuah rumah di Kecamatan Karangjati Ngawi Jawa Timur, diketahui berasal dari dua sekolah yang berbeda. Gadis belia yang ditangkap warga itu berasal dari SMPN 1 Karangjati sedangkan pacarnya masih tercatat sebagai murid SMPN 2 Karangjati. Hal itu terungkap dari hasil penyelidikan yang dilakukan polisi di Mapolres Ngawi pada Kamis (24/4) kemarin. Tak hanya itu saja, kedua pelajar juga masih tercatat sebagai siswa kelas IX di dua sekolah itu. Saat dimintai keterangannya di Polres, Mereka mengaku berhubungan intim tanpa paksaan karena telah lama pacaran. Namun, pelajar laki-laki dari SMPN 2 Karangjati mengaku menyesal melakukan perbuatan bejat bersama kekasihnya. Dia berjanji tidak akan lagi mengulangi perbuatan serupa. Menurut petugas jaga di SPK Polres Ngawi Brigadir Hendri Cosondira, kedua pelaku mesum ini masih menjalani penyelidikan oleh polisi di ruang PPA. "Mungkin sekarang masih d...