
POLITIKMASYARAKAT - Euforia kemenangan Timnas Indonesia pada leg I final Piala AFF atas Timnas Thailand juga dirasakan kaum difabel. Di Sukoharjo, Jawa Tengah bentuk dukungan itu diwujudkan dalam sebuah aksi di Proliman (simpang lima) setempat, Jumat (16/12).
Dapatkan diskon Rp 300,000 untuk tiket libur Natal & Tahun baru-mu
Sambil membawa spanduk dan atribut timnas, para penyandang tuna netra menyanyikan lagu Garuda di Dadaku dan meneriakkan yel-yel Indonesia menang dan Thailand kalah. Di bawah Monumen Perjuangan Nasional Simpang Lima Sukoharjo ini mereka berjanji untuk total mendukung timnas meski dengan keterbatasan.
"Meski tidak bisa menyaksikan, kami punya cara sendiri untuk mendukung timnas yang akan bertanding di leg II besok di Thailand. Kami selalu mengikuti setiap pertandingan dengan mendengarkan siaran televisi," ujar ketua Perhimpunan Tuna Netra Sukoharjo, Tekad Santoso.
Tekad dan kawan-kawan sangat yakin timnas akan mampu memenangkan pertandingan away di Thailand dengan skor akhir 1-2. Seolah ingin menunjukkan keseriusan dukungannya, mereka juga memamerkan kelihaian bermain bola. Dengan menggunakan bola khusus yang mengeluarkan suara, mereka terlihat sangat antusias memainkan si kulit bundar, meskipun tidak bisa melihat kemana arah bola.
"Meskipun kami hanya bisa mendengarkan tapi kami akan mendoakan agar timnas kebanggaan kita dapat menjadi juara Piala AFF besok. Apapun hasilnya kita tetap mendukung timnas karena mereka juga sudah berjuang keras dengan sekuat tenaga," tandasnya.
Usai bermain bola dan berkreasi, penyandang tuna netra berkumpul dan melakukan doa bersama untuk kemenangan timnas Indonesia.
Komentar
Posting Komentar