CERITA MASYARAKAT - Kasus pemerkosaan yang menimpa Ay (20) oleh 25 pria menyisakan trauma mendalam bagi korban. Korban Ay diperkosa berungkali oleh teman-teman Bayu alias Alau, yang tak lain pacarnya.
Para pelaku tersebut ada yang sudah dewasa, jomblo, beristri, bahkan anak di bawah umur. Semua tindakan pemerkosaan itu sepengatahuan Alau. Salah satu tersangka yang sudah diamankan petugas Polresta Pontianak adalah Ri bocah berusia 13 tahun.
“Cuma sekali saja. Itupun tidak lama. Karena pas baru masukkan, disuruh gantian sama teman yang lain,” tuturnya kepada Rakyat Kalbar di ruangan Jatanras Polresta Pontianak, Selasa (26/7) malam.
Pelaku yang masih duduk di bangku SMP itu itu ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerkosaan yang ketiga. Kala itu, Sabtu (16/7) malam, Ri baru saja pulang dari jalan-jalan. Kemudian diajak teman-temannya untuk pergi ke lokasi kejadian.
“Sehabis jalan-jalan, saya diajak ke tempat gelap untuk melakukan perbuatan itu,” jelasnya.
Tersangka lainnya yang juga masih di bawah umur, Bay (13 tahun), n mengaku ikut ajakan dari Alau. Dia dibawa polisi untuk menunjukkan setiap rumah tersangka lainnya.
“Saya itu kejadian ketiga. Ada lima orang pelakunya, termasuk saya sendiri. Aksi ini dilakukan di Kebun Jengkol, yang diawali oleh Alau dan saya mendapat giliran keempat,” ungkapnya dalam mobil salah seorang Tim Jatanras.
Saat pemerkosaan berlangsung, lanjut dia, korban sempat melakukan perlawanan. “Nangis-nangis dan melawan, tapi terus disetubuhi,” terang Bay.
Menurut Bay, ia sampai nekat turut memperkosa, selain disuruh oleh Alau, juga bernafsu saat melihat korban disetubuhi bergiliran. “Saya juga nafsu lihat teman-teman sudah melakukan,” terang bocah putus sekolah itu.
Ia mengaku menyesal mengapa sampai mau diajak Alau. “Bahkan saya disuruh membawa korban dan mengantar korban. Korban saat diantar pulang dengan sepeda motor itu hanya diam dan berlari sambil nangis saat di depan rumahnya,” beber Bay.

Komentar
Posting Komentar