Jalanmasyarakat - Suasana markas Satpol PP Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mendadak mencekam. Kemarin (1/6) ratusan relawan BPK (barisan pemadam kebakaran) swadaya menyerbu tempat tersebut.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 00.30 Wita.
Gedung di Jalan KS Tubun itu
sempat diduduki selama dua jam. Bahkan, seorang personel linmas yang
kebagian tugas untuk jaga terpaksa diamankan aparat kepolisian sebelum
menjadi bahan bulan-buÂlanan massa.
Agen Bandar Poker - Masalah
tersebut bermula pada Selasa sore (31/5). Saat patroli, satpol PP
menangkap lima pengamen remaja di gedung kosong Jalan Pangeran Samudera,
di samping rumah makan cepat saji.
Empat
remaja lelaki dan seorang perempuan itu dituding berbuat mesum.
Kemudian, mereka diangkut ke markas. Tapi, perempuan itu dibawa angota
satpol PP. Ini menjadi pemicu emosi relawan BPK yang mendapat laporan
dari empat pengamen.
Poker Online - Massa
bertekad menduduki markas satpol PP sampai pagi. Namun, sekitar pukul
01.20 Wita, pengamen perempuan yang sempat dibawa satpol PP itu muncul
diantar seorang relawan BPK.
Berdasar
interogasi singkat, perempuan tersebut berinisial NAS, 15 tahun, warga
Jalan Sultan Adam, Banjarmasin Utara. Berdasar pengakuan NAS, selepas
dijemput dari rumah singgah, dirinya diajak berbuat mesum oleh dua oknum
satpol PP.
Agen Bandar Domino - Wakasatreskrim
Polresta Banjarmasin AKP Sonny L Gaol yang ikut menanyai NAS menolak
mengomentari dugaan pelecehan seksual tersebut. ''Saya belum bisa
bicara. Kalau ceritanya sudah jelas dan lengkap, baru saya memberikan
keterangan,'' ujarnya singkat.
Berdasar catatan media, itu merupakan benturan kedua satpol PP versus BPK. Insiden pertama terjadi pada Ramadan dua tahun silam

Komentar
Posting Komentar