Langsung ke konten utama

Miras Oplosan Membuat DPRD Kota Surabaya Ikut Ambil Bagian


Beritaterbaru - 12 Warga Surabaya meninggal akibat minuman keras (miras) oplosan. Komisi D DPRD Surabaya menyebut, Surabaya dalam kondisi darurat miras oplosan.

Pernyataan itu disampaikan Reni Astuti, anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya yang membawahi Kesehatan, Pendidikan dan Kesra saat sidak di RS Soewandi.

"Sudah 12 hingga malam ini meninggal diduga miras dalam kurun waktu beberapa hari. Saya pikir ini bisa dikatakan dengan darurat miras atau mungkin tepatnya darurat oplosan," kata Reni Astuti dalam pesan Whatsapp, Selasa (24/4/2018) malam.

Komisi DPRD Surabaya Menegaskan Pemerintah Kota Surabaya

Dengan situasi kondisi yang darurat ini, Reni meminta Pemerintah Kota Surabaya untuk serius dalam menangani kasus miras oplosan dengan serius, tidak hanya responsif melainkan secara sistemik.

"Kalau sifatnya sudah darurat, maka penangannya tidak biasa. Kami juga mendorong pihak rumah sakit yang sudah bekerjasama dengan pihak kepolisian. Sehingga bisa mendeteksi korban-korban yang sudah ada untuk ditelusuri tempat tinggalnya, aktivitasnya untuk kemudian sumbernya bisa jelas," kata Reni dari Fraksi PKS .

Saat sidak di RS Soewandi Surabaya, Reni juga menemui keluarga korban meninggal akibat miras oplosan, yakni Wahyu Sri Utami (36) yang sedang mengurus jenazah suaminya Lusi Antoni (42).

"Saya turut prihatin kepada keluarga korban. Yang pada pukul 11.00 WIB tadi masuk dengan kondisinya semakin kritis dan saya mendapatkan informasi akhirnya meninggal dunia," kata Reni.

Dengan adanya koban meninggal dunia karena miras di Kota Surabaya, Reni mengimbau adanya penegakan perda dengan tegas terhadap penjual minum keras yang dilarang.

Kunjungin juga situs Prediksi Bola Terlengkap

"Kalau bicara tentang peredaran. Maka yang perlu dilakukan adalah upaya penegakan aturan. Penjualan minuman keras yang tidak diizinkan itu dilarang. Pengawasan harus segera dilakukan," ungkap wanita berjibab ini.

Sementara itu Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD Mengelar Sidang Paripurna

Sebelumnya, pada Senin (23/4/2018) Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD Kota Surabaya melakukan paripurna yang membahas peraturan daerah (Perda) tentang minuman keras.

"Semoga dengan rapat yang digelar di DPRD Kota Surabaya bisa menguatkan tentang pengendalihan dan peredaran minuman keras termasuk oplosan dan cukrik," ujar Reni.

Dengan maraknya penjual miras yang tidak memiliki izin yang menyebakan kematian terhadap warga Kota Surabaya, pihaknya mendorong Pemkot Surabaya untuk melakukan penertiban secara berkala. 

"Dalam penertiban berkala itu, wilayah-wilayah yang anggap rentan. Selain memberikan ruang kepada masyarakat yang turut aktif melaporkan jika mendapati warga yang mencurigakan," imbau Reni. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ABG 23 Tahun Jual Perawan Untuk Kredit Motor

Jalanmasyarakat - Baru berkerja seminggu di panti pijat , Astrid  23 tahun warga Ciledug , Tangerang , rela menjual keperawanannya seharga Rp 3 juta hanya untuk membeli sepeda motor. Astrid pun menceritakan perjalanan jual perawan nya kepada seorang Bos yang saat itu berada di salah satu pijat SPA di kawasan Bandar Soekarno Hatta , di mana tempat pijat tersebut merupakan salah satu tempat dirinya berkerja pada saat itu. "Mao gimana lagi mas , Awal nya saya juga takut karena sebelumnya saya juga belum pernah. tapi saya butuh uang tuk beli motor." kata Astrid sambil dengan senyuman genit. Astrid juga mengaku bahwa dirinya juga mendapatkan uang 3 juta dari hasil jual perawan yang di jual kepada salah satu bos Agen Bandar Poker . uang nya saya berikan sebagian untuk orang tua yang berada di kampung, lalu sisa nya untuk kredit Motor." tutur dirinya. Sebelumnya Astrid juga menceritakan bahwa dirinya sebelum bekerja di panti pijat dirinya pernah mendapatkan job sam...

Usai Pesta Miras Abg Cantik di Giril Teman Jalan

Jalanmasyarakat - Malang nian nasib R (18). Gara-gara dicekoki Alkohol hingga mabuk oleh dua temannya, R pun tak tersadar jika dirinya tengah digilir teman-temannya. "Jadi memang ada niat dari kedua pelaku untuk mencabuli. Korban dicekoki dulu dengan minuman keras," kata Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim AKP Mars Suryo Kartiko, seperti dikutip Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group) Jumat (16/6). Karena sudah tak sadarkan diri, menurutnya, maka seluruh tubuh R pun habis digerayangi dua temannya. "Sudah terjadi. Kan dibikin teler dulu, baru setelah itu digilir," jelasnya. Agen Bandar Poker - Kejadian ini bermula pada Kamis (15/6) dini hari, menjelang waktu sahur. R yang menenggak miras di rumah kos di Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan tampak sudah terlampau mabuk. Dalam kondisi teler, ia dijemput teman lelakinya yang berinisial AN. Bukannya mengantar pulang ke rumah, ia malah memboyong R ke rumah kos AM (35) di Ba...

Gadis Abg Cantik Minta di Perkosa Pacar , Malah Sang Pacar Gol

Jalanmasyarakat - Seorang ABG berusia 15 tahun di Sumenep, Jawa Timur (Jatim) meminta diperkosa pacarnya, Spd (24). Meski demikian, SPD harus tetap merasakan dinginnnya penjara dan dihukum selama 2 tahun. Kasus bermula kala pacaran mereka menginjak bulan ke-6. Pada suatu malam, ABG itu mengirim SMS ke Spd untuk bertemu di pematang sawah pada kurun 2013. Lantas mereka pun bertemu dan memadu kasih. Dalam pertemuan itu, anak kecil itu merayu Spd untuk mau berhubungan badan dengannya. "Saya merayu duluan dan menawari jiwa raga saya diserahkan ke dia," kata korban seperti tertuang dalam putusan PN Sumenep yang dilansir website Mahkamah Agung (MA), Sabtu (31/5/2014). Atas rayuan kekasihnya itu, Spd menolak berhubungan badan karena takut memalukan orang tua dan takut dosa. Tapi gadis tersebut memaksa untuk berhubungan badan. Spd akhirnya terpojok dan melakukan persetubuhan itu. Agen Bandar Poker - "Terimakasih Kak, saya tidak menyesal karena saya mencintai Kakak,...